Skip to main content

Bukan Apa - Apa

Sudah lama tidak membuat cerita di blog. Entah apa yang ingin aku tulis sekarang. Rasanya, tidak ada cerita yang perlu aku tulis, karena memang tidak ada yang perlu diceritakan. Semua sama saja. Tidak ada yang berbeda. Menjalani kegiatan sehari - hari, pergi ke kampus, belajar di kelas, pulang ke rumah, lalu tidur. Apa yang harus aku ceritakan dari kegiatan membosankan tersebut?
Gebetan? Ah, tidak usah membicarakannya. Tidak ada perkembangan antara aku dan dia. Entah rasa aku yang mulai berkurang, entah memang karena dia tidak merespon balik. Tapi, entahlah, aku rasa, perasaan ini belum juga berkurang. Melihatnya sekejap itu saja sudah membuat aku senang, jantung yang tidak bisa berhenti berdegup cepat membuat aku berpikir kalau aku masih menyukainya sampai sekarang. Aku juga memiliki rencana untuk memberinya sesuatu pada hari Valentine besok. Semoga saja dia suka, dan bisa menerima pemberianku dengan senang hati.
Bahas apa lagi, ya?
Perkuliahan tidak ada yang perlu diceritakan. Aku malas membahasnya. Yang pasti teman kelas kubu - kubuannya semakin menjadi - jadi. Ketika sedang pergantian jam pun, mereka pergi dengan grupnya sendiri - sendiri. Membuat kelompok pun inginnya membuat sendiri. Ya, aku yang tidak ada kelompok bisa apa. Hahahaha. Life is sucks, isn't it? Ingin cepat - cepat lulus aja rasanya. Tapi belum siap untuk mengerjakan skripsi dan sidang.
Huft, yaudahlah. Sekarang mencoba untuk enjoy life aja. Wkwk.

Comments

Popular posts from this blog

N for Nebula

 NASA bilang kalau Nebula tercipta dari serpihan-serpihan bintang yang hancur. Terbuat dari debu, asap, dan gas dari sebuah bintang mati yang meledak. Nyatanya meski Nebula tercipta dari kehancuran, kehancuran itu melahirkan suatu benda luar angkasa yang menakjubkan. Sama seperti pria ini, pria ini telah melewati masa-masa sulitnya. Yang semoga, masa sulit itu sudah hilang layaknya serpihan gas dari bintang yang meledak. Meski tidak sepenuhnya hilang, aku berharap untuk tidak ada lagi ledakan-ledakan yang terjadi di kemudian hari. Layaknya Nebula, dari kehancurannya di masa lalu, dia bisa menjadi benda luar angkasa yang paling cantik untuk orang-orang tertentu yang ia sayangi. Padahal katanya dia ini terbuat dari ledakan bintang yang sudah mati. Dia menganggap dia tidak jauh berbeda dari serpihan debu dari sebuah ledakan. Tapi di mataku, dia ini Nebula. Beberapa orang bilang kalau benda angkasa itu tetap seperti debu-debu ledakan yang tidak berarti. Dan pria ini menganggap dirinya ...