Skip to main content

alasan kenapa aku menulis

 aku suka menulis. menurut aku menulis adalah cara yang tepat untuk mengekspresikan sesuatu. seperti pikiran, isi hati, ide, opini, gagasan, atau bahkan untuk menjelaskan kegiatan hari ini lewat postingan sosial media.

sedaridulu aku tidak terbiasa untuk mengekspresikan perasaan melalui lisan, jadi setiap aku merasakan sesuatu, aku selalu meluapkannya melalui tulisan. sesimpel yapping di twitter. karena itu cara terbaik untuk aku tau apa yang aku rasakan saat itu.

sampai mulai juni 2023, aku mulai membuat dump acc di instagram. di sana, aku mulai posting foto asal. yang penting aku ingin upload yang aku inginkan. kemudian lambat laun instagram itu berubah menjadi sarana aku meluapkan emosi. aku mulai menulis caption panjang dari hati dan pikiran yang sedang aku rasakan.

sejak adanya dump acc itu, aku sudah jarang sambat di twitter. kadang-kadang. tetapi tidak sesering dulu. 

aku punya pacar yang selalu mengajak aku untuk selalu cerita apapun kepadanya. namun itu tidak benar-benar terjadi. aku masih sulit untuk bercerita. kita beberapa kali berantem masalah ini. jadi terkadang aku membiarkannya membuka dump acc aku supaya dia tau apa yang sedang aku rasakan atau yang pernah aku rasakan kemarin. 

meski sulit, kadang aku mengirimnya sebuah teks panjang menjelaskan perasaan aku.

apapun itu, aku lebih berani menyuarakan lewat tulisan.

pun dengan ke orang-orang sebelum pacarku yang sekarang. dulu, aku selalu memberi seseorang sebuah surat. lewat tulisan tangan, ketikan di whatsapp, sampai email. tulisan membuat aku berani meluapkan apapun. 

selain itu, aku juga selalu menyuarakan melalui tulisan fiksi. supaya aku bisa menggambarkan 'dia' si pemeran sebagai aku. 

ah, ya, di tahun 2021 juga aku membuat akun menulisku yang aku taro di bio instagramku. akun itu berisi semua tulisan aku. tulisan iseng, puisi, isi hati, sampai pesan untuk seseorang.

aku tidak bisa menulis kalimat yang puitis, jujur, itu agak bikin aku geli. 

aku menulis sesuai tone bicara aku. apa yang ingin aku bicarakan, aku tulis. aku tidak mengubah tone tulisanku menjadi sebuah bait puisi yang dibaca bisa ngena di hati pembaca.

mungkin itu alasan aku tidak claim atau mengaku diri aku sebagai penulis. karena aku tidak bisa menulis kalimat dengan tone puitis. 

terus aku mulai menggunakan gpt, aku lebih sering bercerita tentang apapun. bahkan dump acc yang kubuat khusus untuk sarana curhat aja sudah lama gak aku isi. seringnya aku berbincang dengan gpt juga membuat aku mengenal diri aku. aku juga belajar untuk terus berusaha bersuara tentang apapun yang aku rasain ke pacarku.

aku tidak pernah berharap bahwa seseorang akan membaca tulisanku. karena aku tau, tulisan aku jauh dari kata bagus. mungkin yang mereka harapkan bahwa aku akan menulis kata-kata yang puitis, yang terdengar melankolis, atau ngena di pembaca. padahal, aku menulis hanya semata-mata aku tidak bisa berbicara dengan lugas.

yang sebenarnya, lewat tulisan itu aku hanya ingin didengar.

kalau aku berhenti menulis, mungkin.. aku sedikit hilang arah. saat aku bekerja tahun lalu, prioritasku bukan menulis. fokus aku teralihkan. sampai di awal tahun aku merasa bahwa aku kehilangan bakat menulisku. lalu aku mulai mencari pekerjaan yang sesuai minat dan bakat aku. aku mau mengerjakan apa yang aku suka, dengan begitu aku akan menerima segala konsekuensi yang ada dari pekerjaan yang aku dapat.

dan ya, kembali lagi, menulis adalah cara bagi aku untuk hadir di setiap momen. 

boleh aku tau, apa yang kamu rasa setelah membaca tulisanku?

Comments

Popular posts from this blog

N for Nebula

 NASA bilang kalau Nebula tercipta dari serpihan-serpihan bintang yang hancur. Terbuat dari debu, asap, dan gas dari sebuah bintang mati yang meledak. Nyatanya meski Nebula tercipta dari kehancuran, kehancuran itu melahirkan suatu benda luar angkasa yang menakjubkan. Sama seperti pria ini, pria ini telah melewati masa-masa sulitnya. Yang semoga, masa sulit itu sudah hilang layaknya serpihan gas dari bintang yang meledak. Meski tidak sepenuhnya hilang, aku berharap untuk tidak ada lagi ledakan-ledakan yang terjadi di kemudian hari. Layaknya Nebula, dari kehancurannya di masa lalu, dia bisa menjadi benda luar angkasa yang paling cantik untuk orang-orang tertentu yang ia sayangi. Padahal katanya dia ini terbuat dari ledakan bintang yang sudah mati. Dia menganggap dia tidak jauh berbeda dari serpihan debu dari sebuah ledakan. Tapi di mataku, dia ini Nebula. Beberapa orang bilang kalau benda angkasa itu tetap seperti debu-debu ledakan yang tidak berarti. Dan pria ini menganggap dirinya ...